Nasional

Soal Rencana Pengangkatan Ahok Jadi Bos BUMN Dianggap Melanggar Undang-undang Kenapa

Soal rencana pengangkatan Ahok menjadi Direktur Utama sebuah BUMN dinilai bisa melanggar Undang undang. Presiden Joko Widodo telah membenarkan jika Ahok akan diangkar sebagai bos BUMN. Namun, diangkatnya Ahok sebagai bos BUMN ini dinilai bisa melanggar Undang undang jika kenyataannya mantan Gubernur DKI Jakarta itu masih terikat sebagai kader Partai PDIP.

Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menegaskan, mantan Gubernur DKI JakartaBasuki Tjahaja PurnamaaliasAhokberpotensi melanggar ketentuan Undang Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentangBUMN, bila tetap diangkat sebagai bos BUMN. Pasalnya, saat ini Ahok masih berstatus sebagai anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P). Menurut dia, Ahok perlu keluar dari PDI P terlebih dahulu sebelum diangkat sebagai petinggi BUMN.

"Kalau dia masih anggota parpol, aktif atau tidak aktif, dia tidak boleh. Harus keluar dulu," kata Agus kepada Kompas.com, Kamis (14/11/2019). Menurut dia, pemerintah melakukan langkah mundur bila tetap menjadikan Ahok sebagai petinggi BUMN. Kecuali, Ahok sudah keluar terlebih dahulu dari partai politik.

"Sekarang kita mau balik ke zaman sebelum reformasi apa enggak? Sama saja seperti tentara. Undang undang tidak bisa ditawar," tegasnya. Untuk diketahui, di dalam UU tersebut disebutkan dua bentuk BUMN yaitu perum dan persero. Syarat pengangkatan direksi dan komisaris perum dan persero diatur dalam Pasal 16, Pasal 28, dan Pasal 45. Untuk persero, direksi yang diangkat dilarang memangku jabatan rangkap sebagai anggotadireksi BUMN, BUMD, badan usaha milik swasta, jabatan struktural dan fungsional lain pada instansi/lembaga pemerintah di tingkat pusat dan daerah, serta jabatan lain yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan.

Sementara untuk anggota komisaris dilarang memang jabatan rangkap sebagai direksi BUMN, BUMD, badan usaha milik swasta dan jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan kepentingan, serta jabatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan. Adapun untuk perum, yang dapat diangkat sebagai anggota direksi adalah orang perseorangan yang mampu melaksanakan perbuatan hukum dan tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi anggota direksi atau komisaris atau dewan pengawas yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu perseroan atau perum dinyatakan pailit atau orang yang tidak pernah dihukum karena melakukan tindak pidana yang merugikan keuangan negara. Selain kriteria tersebut, direksi diangkat berdasarkan pertimbangan keahlian, integritas, kepemimpinan, pengalaman, jujur, perilaku yang baik, serta dedikasi yang tinggi untuk memajukan dan mengembangkan perum.

Pengangkatan anggota direksi dilakukan melalui mekanisme uji kelayakan dan kepatutan. Bakal jadi salah satu pimpinan BUMN, ini kisaran gaji Ahok, lebih tinggi dari Presiden Jokowi? Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok baru baru ini mengakui jika dirinya diminta untuk menjabat salah satu perusahaan BUMN di Indonesia.

Dugaan kuat, Ahok bakal diminta menggantikan posisi Nicke Widyawati sebagai Dirut PT Pertamina. Siap pimpin salah satuBUMN, segini kisarangajiyang nantinya akan diterimaAhok, bakal kalahkanJokowi! Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mendatangi kantor Kemneterian BUMN pada Rabu 13 November 2019 untuk bertemu Erick Thohir.

Dari pertemuan itu dikabarkan jikaAhokakan menjabat di salah salah satuBUMN. "Saya cuma diajak masuk ke salah satu BUMN. Kalau untuk bangsa dan negara, saya pasti bersedia. Apa saja boleh, yang penting bisa bantu negara," ujarAhok.

Namun, kabarnya Ahok akan menduduki Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) menggantikan Nicke Widyawati. Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan tak masalah jikaAhokharus mengelola salah satuBUMN. Hal itu disampaikan Luhut Binsar Pandjaitan di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu 13 November 2019.

"Ya kan dia kerjanya bagus, kerjanya boleh. Ya kita lihat saja ya," ujar Luhut Binsar Pandjaitan saat ditemui di sela Rapat Koordinasi Nasional Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Luhut Binsar Pandjaitan mengaku tak tahu saat ditanyaBUMNmana yang nanti akan dipimpin olehAhok. "Ya enggak tahu, kita tunggu aja," lanjut dia mengatakan.

Sementara itu, saat diminta tanggapannya secara terpisah, Staf KhususPresidenBidang KomunikasiFadjroelRachmanmengatakan,Ahokharus mundur dariPDIPjika mengisi posisi sebagai direksi atau komisaris diBUMN. "Kalau pun beliau mau masuk keBUMNharus mengundurkan diri karenaBUMNitu ada surat semacam pakta integritas gitu, tidak boleh ikut dalam partai politik atau aktif dalam kegiatan politik," kataFadjroelRachmandi Kompleks Istana Kepresidenan,Jakarta, Rabu (13/11/2019). Sementara statusAhoksebagai mantan terpidana kasus penodaan agama, kataFadjroelRachman, tak menjadi halangan.

Menurut dia, yang terpentingAhoktak pernah menjadi terpidana kasus dugaan korupsi. Lebih lanjut,FadjroelRachmanyang jugaKomisarisUtamaPTAdhiKaryaitu menyebutkan,PresidenJokoWidodoatauJokowisejak awal menekankan agar jajarannya mengedepankan aturan dalam mengisi posisi diBUMN. "Jadi kalau mau masukBUMN, masuk bersih, di dalam bersih bersih dan keluar bersih. Begitu saja," ujarnya.

Namun,FadjroelRachmanmengaku belum mengetahui penempatanAhokdiBUMN. Ia meminta agar masalah posisiAhokdikonfirmasi langsung kepadaMenteriBUMNErickThohir. "Jadi lebih baik ditanyakan langsung kepada pihak Kementerian BUMN," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya,Ahokmendatangi kantor KementerianBUMNuntuk bertemuMenteriBUMNErickThohir, Rabu (13/11/2019). Seusai bertemuErickThohir,Ahokmengungkapkan, pertemuan selama 1,5 jam tersebut membicarakan soal perusahaanBUMN. "Intinya banyak bicara soalBUMN, saya mau dilibatkan di salah satuBUMN, itu saja," ujarnya sebagaimana dikutip dari Antara.

Kendati demikian, ia belum mengungkapkan lebih jauh jabatan maupun posisi yang akan didudukinya nanti. "Saya cuma diajak masuk ke salah satuBUMN. Kalau untuk bangsa dan negara, saya pasti bersedia. Apa saja boleh, yang penting bisa bantu negara,"kataAhok, suami Puput Nastiti Devi. Jika kelakAhokdiangkat menjadi DirutPertaminaatau duduk di posisi komisaris, berapagajibakal diterima?

Berdasarkan laporan kinerja keuanganPertaminapada 2018, disebutkan jika kompensasi untuk manajemen yang berupagajidan imbalannya untuk 17direksi dan komisaris mencapai 47,23 juta dollar AS atau setara Rp 671 miliar per tahun. JikaRp 671 miliar dibagi kepada 17 orangdireksi dan komisaris, maka tiap orang menerima Rp 39 miliar setahun atauRp 3,25 miliar per bulan. Gaji direksiPertaminamengalahkangajidan tunjanganPresidenJokowisenilau Rp 62,74 juta per bulan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 75 tahun 2000 tentang Gaji Pokok Pimpinan Lembaga Tertinggi Negara dan KeputusanPresidenNomor 68 Tahun 2001.

Bandingkan pula dengangajipokok dan tunjanganGubernurDKIJakarta, jabatan yang pernah didudukiAhok, senilai RpRp 8,4 juta per bulan. Namun, tak hanya itu, setiap bulanGubernur DKIJakartamendapatkan Biaya Penunjang Operasional (BPO) sebesar 0,13 persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) berdasarkan PP Nomor 109 Tahun 2000. Setiap bulan, BPOGubernur DKIJakartamencapai miliaran rupiah.

Berikut susunan direksi dan komisaris pada PTPertamina(Persero) pada saat ini: Direksi Direktur Utama:NickeWidyawati

Direktur Hulu: Dharmawan H Samsu Direktur Pengolahan: Budi Santoso Syarif Direktur Pemasaran Korporat: Basuki Trikora Putra

Direktur Pemasawan Retail: Mas'ud Khamid Direktur Keuangan: Pahala N Mansury Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur: Gandhi Sriwidodo

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia: Ignatius Tallulembang Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko: Heru Setiawan Direktur Sumber Daya Manusia: Koeshartanto Koeswiranto

Direktur Manajemen Aset : M Haryo Yunianto Komisaris Komisaris Utama: Tanri Abeng

WakilKomisarisUtama: Arcandra Tahar Komisaris: Ego Syahrial, Gatot Trihargo, Suahasil Nazara, Alexander Lay.

Tags
Show More

Fatuni Zulaikha

Pada akhirnya nanti, semua yang pernah hilang atau diambil dari diri kita akan kembali lagi kepada kita. Walaupun dengan cara yang tidak pernah kita duga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close