Otomotif

Simak 7 Fakta Baru dari Mobil Murah Suzuki XL7 Sebelum Membeli

Mobil yang merupakan reinkarnasi dari Grand Escudo XL7 ini, hadir sebagai pemain baru di segmen low sport utility vehicle (LSUV) alias SUV murah. Bagi masyarakat yang tertarik untuk meminang XL7, ada beberapa hal baru yang perlu diketahui lebih dulu. Mulai dari teknis, program penjualan, sampai informasi mengenai fakta fakta terkini setelah resmi diluncurkan pada Sabtu (15/2/2020) lalu.

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengklaim peluncuran XL7 yang dilakukan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Sabtu (15/2/2020) lalu, menjadi momen debut global XL7 di dunia. Hal ini lantaran XL7 hanya diproduksi di Indonesia, tepatnya di fasilitas pabrik Suzuki yang berada di Cikarang, Jawa Barat. Sementara maksud dari global sendiri, karena nantinya SUV murah ini tak hanya dipasarkan di dalam negeri, tapi juga di 30 negara.

Mobil dengan kandungan lokal hingga 85 persen ini direncankan siap untuk dikirim ke beberapa negara di Asia dan Amerika Latin mulai bulan depan dengan menggunakan nama XL7. Walau terkesan mengukuti XL6 yang ada di India, namun XL7 memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Alasan mengapa Suzuki di Indonesia menggunakan nama XL7, menurut 4W Marketing Director PT SIS Donny Saputra, lantaran ingin meneruskan kesuksesan dari Grand Escudo XL7 yang sudah mengaspal pada 2003 lalu.

Dari segi spesifikasi mesin sampai fitur juga diklaim berbeda. Seperti diketahui, XL7 dibekali dengan mesin yang sama dengan Ertiga, sementara XL6 di India punya beberapa pilhan mesin walau secara penamaan varian tetap sama, yakni Zeta, Beta, dan Alpha. "Kenapa XL7, karena ini mobil hanya di Indonsia, kalau di India itu XL6. Perbedaan paling signifikan, XL7 memiliki kapasitas tujuh penumpang, sementara XL6 dengan model captain seat cuma enam penumpang," kata Donny, beberapa hari lalu. Walau mengusung platform HEARTECT yang sama dengan Ertiga, Ignis, dan Baleno Hatchback, tapi XL7 bukan Ertiga yang di SUV kan.

Artinya, rancang bangun XL7 sangat sangat berbeda dengan Ertiga. Menurut Donny, total lebih dari 211 komponen XL7 yang beda dengan Ertiga. Bukan sekadar kaki kaki saja, tapi juga sampai meliputi sektor sektor sensitif lainnya, seperti Body Control Module (BCM), Electronic Control Unit (ECU), dudukan bemper dan desain, fitur, bahkan sampai bentuk dan posisi tangki bensinnya.

Semuanya dibedakan untuk mengejar sensasi berkendara layakanya sebuah SUV. Sementara untuk dimensi, panjang, lebar, dan tinggi masih lebih unggul XL7 dibandingkan Ertiga. Ertiga memiliki dimensi panjang 4.395 mm, lebar 1.735 mm, dan tinggi 1.690 mm, sedangkan XL7, panjang mencapai 4.450 mm, lebar 1.775, dan tinggi 1.710 mm.

Ground clearance pun juga lebih tinggi, bila Ertiga 180 mm, XL7 naik menjadi 200 mm. Suzuki menghadirkan XL7 dengan tiga varian, yakni Zeta, Beta, dan Alpha. Konsumen pun bisa memilih antara transmisi manual dan matik karena keduanya sudah tersedia pada tiap varian XL7. XL7 Zeta dipasarkan Rp 230 juta untuk manual dan Rp 240,5 juta untuk matik, sementara Beta manual dibanderol Rp 246,45 juta dan matiknya Rp 257 juta.

Varian tertinggi, yakni Alpha dijual mulai dari Rp 256,5 untuk manual dan Rp 267 untuk transmisi matik. Melihat dari skema harga ini, harga SUV murah Suzuki jauh lebih terjangkau dari beberapa rivalnya, seperti Toyota Rush, dan Honda BR V. Tapi bila disandingkan dengan Daihatsu Terios dan DFSK Glory 560, termasuk bersaing.

Pertama di Kelasnya Suzuki siap menawarkan pengalaman baru berkendara sebuah SUV murah. Hal ini salah satunya ditunjukan dengan memberikan ragam fitur menarik pada XL7, salah satu adalah Smart E Mirror yang menjadi perangkat standar di varian atas. Fitur ini sebenarnya memiliki cara kerja layaknya dash cam, namun punya fitur yang lebih advance.

Mulai dijadikan seperti kaca spion tengah, auto dimming, kamera depan dan belakang, sampai fitur merekam dengan kapasitas penyimpanan yang bisa ditingkatkan. Meski tak berbeda dengan aksosori, namun setidaknya di segmen SUV murah baru XL7 yang punya fitur seperti ini. Menggunakan mesin Ertiga, yakni K15B berkubikasi 1.500 cc, dengan tenaga 103,2 tk dan torsi 138 Nm pada 4.400 rpm, tapi dari hasil pengetesan internal Suzuki ternyata konsumsi rata rata XL7 sedikit lebih boros dibandingkan Ertiga.

Menurut Donny, hal ini lantaran adanya perbedaan dari segi bobot kendaraan, serta settingan lainnya yang berdampak pada turunnya segi efisiensi bila diadu dengan Ertiga. "Hasil pengujian kami, untuk BBM XL7 itu 15,78 kpl yang untuk transmisi otomatis, sementara untuk Ertiga itu 16,43 untuk yang matik juga. Kalau untuk manual saya lupa berapa," kata Donny. Peluncuran XL7 sekaligus memewarnai ulang tahun Suzuki ke 50 tahun di Indonesia.

Karena itu, pihak SIS juga sudah menyiapkan ragam program penjualan menarik untuk calon konsumennya. Beberapa program di antaranya seperti cicilan ringan, uang muka, rendah, masa tenor panjang, bahkan hadiah langsung berupa iPhone 11 tanpa diundi yang nilainya sekitar Rp 15 juta. "Dalam rangka menyambut ulang tahun Suzuki ke 50 tahun di Indonesia, kita ada beberapa program khusus. Pertama konsumen yang beli XL7 atau Ertiga akan langsung mendapatkan iPhone 11. Mau kredit atau tunai langsung dapat, tidak pakai diundi," ujar. 4W Sales Director Suzuki Indomobil Sales (SIS) Makmur.

Tags
Show More

Fatuni Zulaikha

Pada akhirnya nanti, semua yang pernah hilang atau diambil dari diri kita akan kembali lagi kepada kita. Walaupun dengan cara yang tidak pernah kita duga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close