Seleb

Ria Ricis Tak Respon Permintaan Ganti Judul Vlog, Garda Satwa Sampaikan Bahaya Makan Gurita Hidup

Klarifikasi makan gurita yang sudah mati, Ria Ricis tidak mau mengubah judul vlognya dengan mengganti kata 'Makan Gurita Hidup'. Melihat pendirian Ria Ricis tersebut, Garda Satwa mengunggah kritikan baru untuk Ria Ricis dengan postingan artikel makan gurita hidup dapat sebabkan kematian pada Sabtu (31/8/2019). Pada unggahan tersebut, Garda Satwa kembali menuliskan kritikannya kepada Ria Ricis yang tidak ingin menghapus atau mengganti judul vlognya 'PERTAMA KALI MAKAN GURITA Hidup! MUKBANG KOREA Tersiksa'.

"Semoga sampai sini paham apa yang menjadi kerisauan kami. Tak hanya kejam, memakan gurita hidup dapat menyebabkan kematian. Apa yang dimakan @riaricis1795 gurita mati atau hidup, kenyataannya yang menjadi judul adalah “Gurita Hidup”. Maka dari itu harapan kami, jika @riaricis1795 tidak ingin menghapus videonya, paling tidak mengganti judulnya agar menjadi jelas bagi penontonnya…" Garda Satwa juga mengatakan sudah menghubungi Ria Ricis dan managernya untuk membicarakan masalah tersebut secara langsung, namun belum ada tanggapan dari adik Oki Setiana Dewi tersebut.

"…Kami sudah men DM @riaricis1795 dan managernya untuk berbincang langsung namun belum ada respon…" lanjut Garda Satwa. Sekretaris Garda Satwa Indonesia Indonesia, Anisa Ratna Kurnia mengatakan Ria Ricis tidak hadir pada pertemuan Sabtu (31/8/2019) tersebut. Pada pertemuan tersebut tim Ria Ricis menyampaikan penjelasan bahwa gurita yang mereka makan telah mati.

Pada pertemuan Garda Satwa Indonesia, Tim Ria Ricis meminta mereka untuk menghapus kecaman mereka terkait video makan gurita hidup tersebut. Sementara itu dari pihak Garda Satwa Indonesia belum melakukan take down komentar. "Mereka minta kami take down unggahan kami yang berisi kritik. Tapi kami tunggu dulu mereka ubah judulnya. Sampai saat ini belum ada titik terangnya," ujar Anisa.

Hingga saat ini perseteruan Ria Ricis dan Garda Satwa tersebut belum menemui kesepakatan. Ria Ricis belum mengubah judul vlognya, sementara Garda Satwa juga belum menghapus komentar kecaman kepada adik Oki Setiana Dewi tersebut dalam unggahan instagramnya. Perseteruan mereka bermula dari Ria Ricis yang mengunggah sebuah vlog berjudul 'PERTAMA KALI MAKAN GURITA Hidup! MUKBANG KOREA Tersiksa' pada Kamis (22/8/2019).

Pada video berdurasi 10 menit lebih 31 detik tersebut memperlihatkan Ria Ricis bersama Tim sedang memakan gurita hidup di Korea Selatan. Tampak gurita tersebut masih bergerak gerak ketika dimakan oleh Ria Ricis. Organisasi pecinta satwa, Garda Satwa Indonesia menjadi salah satu yang mengecam tindakan Ria Ricis yang memakan gurita hidup tersebut.

Melalui instagramnya @gardasatwafoundation, Garda Satwa Indonesia mengecam tindakan Ria Ricis yang dinilainya kejam dan tidak beradab karena telah memakan hewan hidup Jumat (30/8/2019). Video @riaricis1795 makan gurita hidup hidup dideteksi oleh Facebook sebagai konten yang mengandung kekerasan. Harusnya seorang influencer yang followersnya jutaan tau yah rules dalam membuat konten, salah satunya tidak boleh membuat konten yang mengandung kekerasan. Bisa ditarik adsensenya oleh youtube jika di report oleh orang banyak.

Harusnya @riaricis1795 juga tahu bahwa video ini mendapat kritik pedas di Facebook dari penggemarnya sendiri, mulai dari kritik mengenai adab dan norma, sampai ke akidah agama. Memakan hewan hidup hidup itu kejam dan tidak beradab, meskipun hewan yang dimakan adalah hewan untuk dikonsumsi. Kecuali kalo @riaricis1795 mampu menelan langsung gurita itu dalam satukali telan, dan hewannya tidak terlalu lama merasakan sakit karena langsung tewas, nggak digigit sedikit demi sedikit.

Mau nyontoh konten luar negeri ga perlu lah kami rasa, karena tiap negara punya kultur yang berbeda. Indonesia negara yang beradab, ingat sila ke 2, “Kemanusiaan yang adil dan BERADAB”. Jika memang di Korea biasa memakan gurita hidup hidup, silakan saja lakukan itu di sana TAPI jangan sebarkan ke sini. 16 juta pengikut @riaricis1795 dari berbagai kalangan dan berbagai usia, di mana seorang @riaricis1795 bisa saja menjadi contoh atau panutan anak anak yang belum bisa menilai mana baik dan mana yang tidak, 1% nya saja kira kira akan mencontoh @riaricis1795 dari 16 juta pengikut berarti 160.000 @riaricis1795 baru.

Terbukti beberapa tahun lalu ketika @riaricis1795 membuat konten membuang squishy ke toilet dan ke pantai, muncul orang orang yang mencontoh membuang squishy. @riaricis1795 atas kontennya tersebut menuai kecaman dari aktivis lingkungan. Kami kira @riaricis1795 belajar dari kasus tersebut, ternyata diulangi lagi. Pagi tadi kami sudah DM untuk meminta take down videonya dan mengajak bertemu.

Tapi jikapun tidak ditake down teman teman di sini sebagai penonton bisa mereport konten tersebut di youtube chanelnya agar tidak beredar lagi dan supaya ga dijadikan contoh adik adik kita yang masih kecil. Semoga konten kreator lebih bijak lagi dalam membuat konten.

Tags
Show More

Fatuni Zulaikha

Pada akhirnya nanti, semua yang pernah hilang atau diambil dari diri kita akan kembali lagi kepada kita. Walaupun dengan cara yang tidak pernah kita duga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close