Otomotif

Prosesnya 5 Menit Jasa Servis SIM yang Patah hanya Rp 10 Ribu

Setiap pengguna kendaraan bermotor wajib melengkapi diri dengan Surat Izin Mengemudi (SIM). Surat ini merupakan dokumen resmi seseorang boleh mengendarai kendaraan di jalanan. SIMtidak akan pernah dilupakan oleh pemiliknya dan dijaga dengan baik. Hal itu agar pengguna kendaraan di jalan raya tidak ditilang oleh polisilalu lintas.

Namun, bagaimana jikaSIMhilang atau rusak tak terbaca lagi isinya? Jangan panik, Bagus cuma butuh waktu 5 menit untuk 'menyulap'SIMrusak jadi seperti baru. Alat alat yang dipakai pun sederhana. Bagaimana caranya? Pria yang biasa disapa Mang Bagus memperbaikiSIMrusak milik orang orang yang saat itu sedang membayar pajak , Jl. Sultan Hasanuddin, Plaza Metropolitan, Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat.

Alat alat yang digunakan yaitu minyak kayu putih, isolasi, double tape, gunting, cutter, kapas dan anti gores untuk layar HP. Pertama tama ia menggosok bagian blangkoSIMtersebut dengan minyak kayu putih supaya bersih. Setelah itu, Mang Bagus menempelkan double tape dan memotongnya dengan cutter supaya pas dengan blangko.

Lalu ia menempelkan bagian yang terkelupas tersebut ke blangko dan menempelkan anti gores. Waktu perbaikan hanya 5 menit. Ia mematok harga Rp 10 ribu untuk perbaikan SIM dan Rp 2 ribu untuk 3 sampul jualannya. Namun, ia tidak bisa memperbaiki tulisan di SIM yang pudar.

"Kalau untuk yang tulisan sudah pudar saya tidak bisa. Saya cuma sebatas memperbaiki ya, nggak bisa melebihi dan mengurangi, kalo tulisannya atau foto hilang saya nggak bisa nambah itu kan hak pemerintah saya cuma bisa benerin aja," ujar Bagus kepada GridOto.com, Senin (27/1/2020). Surat Izin Mengemudi (SIM) merupakan dokumen wajib bagi pengendara kendaraan bermotor. Kerap disimpan di dalam dompet atau tas,SIMsering kali mengalami kerusakan, bahkan hingga patah.

Tags
Show More

Fatuni Zulaikha

Pada akhirnya nanti, semua yang pernah hilang atau diambil dari diri kita akan kembali lagi kepada kita. Walaupun dengan cara yang tidak pernah kita duga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close