Travel

Orang Utan yang Ditembaki 74 Peluru Senapan Angin di Aceh Berangsur Pulih

Orang utan 'Hope' yang ditembak dengan 74 pelet senapan angin di Indonesia perlahan pulih. Primata berusia 30 tahun itu ditemukan terluka parah di provinsi Aceh pada hari Minggu. Orang utan yang diberi nama Hope itu ditemukan dalam kondisi kritis dengan bayinya yang berusia satu bulan di bawah pohon nangka di sebuah perkebunan milik seorang penduduk desa.

"Orangutan itu datang ke perkebunan penduduk dan mereka dianggap sebagai ancaman oleh pemiliknya, yang kemudian berusaha untuk mengusir hewan hewan itu," kata Sapto Aji Prabowo, kepala Badan Konservasi Aceh. Dikutip dari laman AsiaOne.com (17/3/20190, pihak berwenang segera menyelamatkan induknya, tetapi anaknya meninggal karena kekurangan gizi. Hampir seminggu kemudian, para pihak yang menangani dan merawat Hope mengatakan ia perlahan pulih.

"Harapan semakin baik, dia mulai makan," kata Sapto Aji Prabowo kepada AFP. Orang utan terancam punah, menurut Uni Internasional untuk Konservasi Alam mencatat jumlahnya hanya sekitar 100.000 di seluruh dunia. Pekerja perkebunan dan penduduk desa kadang kadang menyerang apa yang mereka anggap sebagai pengganggu, sementara pemburu menangkap hewan untuk dijual sebagai hewan peliharaan.

"Kami akan menyelidiki apakah ini hanya insiden atau ada mafia yang telah terlibat," kata Jefrizal, kepala penegak hukum Badan Konservasi Aceh. Tahun lalu, empat pria Indonesia ditangkap atas pembunuhan orang utan yang ditembak sekitar 130 kali dengan senapan angin.

Tags
Show More

Fatuni Zulaikha

Pada akhirnya nanti, semua yang pernah hilang atau diambil dari diri kita akan kembali lagi kepada kita. Walaupun dengan cara yang tidak pernah kita duga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close