Nasional

Kesaksian Presiden KSPI Said Iqbal di Persidangan: Kami Jadi Korban Kebohongan Ratna Sarumpaet

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mengaku dirinya adalah korban kebohongan dari Ratna Sarumpaet. Hal ini diungkapkannya sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019). Said menegaskan, dirinyamerasa sangat kecewa atas perbuatan Ratna Sarumpaet.

"Pada intinya, saya ingin mengatakan, baik Pak Amien (Rais), Mba Nanik (S Deyang), Mas Dahnil (Simanjuntak) maupun saya yang selama ini sudah tertuang di BAP sebagai saksi di Polda Metro, kami adalah korban kebohongan dari Ratna Sarumpaet yang tidak kami tahu dari awal," ujar Said, di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019). Selain itu, ia menegaskan jika dirinya akan memberikan kesaksian sesuai dengan apa yang dirinya ketahui dan dengar. Said mengatakan, kesaksian yang akan dia berikan sudah sudah termuat di berita acara pemeriksaan (BAP) yang dipegang penyidik Polda Metro Jaya.

"Tentu keterangan yang akan saya berikan adalah apa yang saya dengar, apa yang saya tahu, dan sebagaimana sudah tercantum di berita acara pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya," kata dia. Seperti diketahui, Ratna Sarumpaet ditahan polisi setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus hoaks, pada 5 Oktober 2018. Ratna Sarumpaet sempat menggegerkan publik karena mengaku menjadi korban penganiayaan sejumlah orang. Cerita bohongnya itu lantas dibongkar polisi. Lebam di wajah Ratna bukan akibat dipukul, melainkan akibat operasi sedot lemak di RSK Bina Estetika.

Ratna dijerat Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 46 tentang Peraturan Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ratna terancam hukuman 10 tahun penjara.

Tags
Show More

Fatuni Zulaikha

Pada akhirnya nanti, semua yang pernah hilang atau diambil dari diri kita akan kembali lagi kepada kita. Walaupun dengan cara yang tidak pernah kita duga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close