Sport

Indonesia Gagal Melaju menuju Semifinal Usai Digasak Kazakhstan Kualifikasi Olimpiade Bola Voli Putri

Timnas bola voli putri Indonesia gagal melaju ke babak semi final usai menelan kekalahan di laga keduanya melawan Kazahkstan, Rabu (8/1/2020). Seluruh pertandingan berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand Selasa (7/1/2020) hingga Minggu (12/1/2020). Penampilan Tri Retno Mutiara dkk mengalami peningkatan di laga keduanya usai ditundukkan Korea Selatan di pertandingan perdana.

Kendati demikian, dewi fortuna belum menaungi tim asuhan Oktavian tersebut. Amalia Fajrina dan kolega harus menenrima kenyataan kembali menelan kekalahan dengan tiga set tanpa balas, (22 25, 23 25, 18 25). Kekalahan tersebut membuat langkah timnas bola voli putri Indonesia gagal melaju ke babak semi final.

Sebelumnya, kala bersua Kora Selatan, Megawati Hangestri dkk juga menelana kekalahan 0 3, (18 25, 10 25, 9 25). Saat ini, tim asuhan Oktavian harus puas menempati posisi dasar klasemen Pool B dengan nol poin. Poin Indonesia sama dengan Iran yang berada di peringkat ketiga.

Dengan hasil tersebut, Korea Selatan dan Kazahstan memastikan diri lolos ke babak selanjutnya. Pada laga pamungkas babak penyisihan grup Kazakhstan akan bersua dengan Korea Selatan. Kedua tim akan memperebutkan posisi puncak klasemen sebagai juara grup.

Adapun Indonesia akan melakoni laga terakhir melawan Iran. Timnas Bola Voli Putri Indonesia mengikuti kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Indonesia akan bersaing dengan enam tim lainnya.

Tujuhtim akan berebut satu tiket untuk tampil di Jepang. Indonesia berada di Pul B bersama Korea Selatan, Kazakstan, dan Iran. Adapun tuan rumah Thailand bercokol di Pul A bersama Australia dan Taiwan. Pertandingan perdana, Megawati Hangestri dkk akan meladeni perlawanan timnas bola voli putri Korea Selatan.

Dilanjutkan hari kedua, Tri Retno Mutiara dkk harus menghadapi tim tangguh lainnya, yakni Kazakhstan. Iran menjadi lawan selanjutnya bagi timnas bola voli putri Indonesia. Berkaca pada metri pemain yang diturunkan, memang tidak ada perubahan dibandingkan dengan SEA Games 2019 yang belangsung di Filipina.

Dari beberapa pemain yang di bawa ke Thailand, timnas Indonesia tidak diperkuat oleh Hany Budiarti. Padahal pemain yang berasal dari TNI AU itu menjadi salah satu pemain kunci timnas Indonesia saat ini. Hanny yang juga merupakan anggota TNI Indonesia merupakan pemain bola voli putri yang berposisi sebagai open spiker,

Bahkan jika dibutuhkan ia dapat bermain sebagai All Round Spiker. Dilansir dari caption unggahan resmi instagram PBVSI, Ernita selaku pendamping tim bola voli putri indonesia menyatakan kekuatan timnya kali ini tidak ada perubahan besar besaran. "Materi pemain tidak banyak berubah, sebagian besar yang tampil pada SEA Games 2019. Tidak ada target di sini (Thailand) karena lawan berat, terutama Korea Selatan dan Thailand,"terang Ernita

"Timnas pernah mengalahkan Kazakstan dan Iran, saat Asian Senior Championship 2018 lalu. Ini menjadi catatan menarik bagi kami," tambahnya. Terdapat wajah baru bagi timnas bola voli putri indonesia yang dibawa ke Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Ialah Ajeng Viona dan Alya Anastasia.

Amalia Fajrina Megawati Hangestri Novia Andriyanti

Wilda Siti NS Arsela Nuari Purnama Alya Anastasia

Yulis Indahyani Tri Retno Mutiara Dita Azizah

Tisya Amallya Shella Bernadetha Ajeng Viona

Agustina Wulandari Ratri Wulandari. Selasa, (7/1/2020): Indonesia vs Korea Selatan,0 3, (18 25, 10 25, 9 25).

Rabu, (8/1/2020) : Kazakhstan vs Indonesia, 0 3 (22 25, 23 25, 18 25).

Tags
Show More

Fatuni Zulaikha

Pada akhirnya nanti, semua yang pernah hilang atau diambil dari diri kita akan kembali lagi kepada kita. Walaupun dengan cara yang tidak pernah kita duga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close