Nasional

Disebut Jenius, Mengapa Stasiun MRT Jadi Pilihan Jokowi dan Prabowo Bertemu? Ini Alasannya

Pemilihan stasiun MRT sebagai lokasi pertemuan Presiden Jokowi dan Calon Presiden 2019 Prabowo Subianto dinilai jenius oleh psikolog dari Universitas Indonesia, Hamdi Muluk. Rupanya Jokowi sendiri punya alasan sangat sederhana mengapa pertemuannya dengan Prabowo tidak dilakukan di istana, atau di kediaman Prabowo, atau misalnya di kediaman Jokowi. Rupanya Jokowi mendengar kabar kalau Prabowo belum pernah menjajal MRT.

Karena itu, apa salahnya Stasiun MRT jadi pilihan pertemuan pertamanya dengan pendiri Partai Gerindra itu. "Kesempatan untuk bertemu hari ini sekalian mengenalkan MRT kita. Saya tahu Pak Prabowo belum pernah mencoba MRT hehe.," kata Presiden Jokowi lewat pesannya di Instagram dan Facebooknya. Lantas mengapa baru sekarang pertemuan dilakukan?

Jokowi kembali membeberkan alasan sederhana. "Mengapa baru sekarang? Hanya soal waktu dan kesibukan semata," tulis Jokowi lagi. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan 'like" atas postingan foto pertemuan kedua tokoh nasional tersebut di Stasiun MRT, baik like di Instagram maupun Facebook.

"Keren," komentar Ganjar Pranowo, singkat. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil juga ikut bersyukur dan berbahagia karena pertemuan kedua tokoh membawa angin sejuk. Ini postingan Jokowi selengkapnya soal pertemuannya dengan Prabowo dan pemilihan Stasiun MRT sebagai lokasi. …..

Saya mengajak Pak Prabowo Subianto untuk menjajal moda transportasi baru di ibu kota, naik kereta MRT dari Stasiun Lebak Bulus sampai Senayan, Sabtu pagi ini. Pertemuan saya dengan Pak Prabowo adalah pertemuan seorang sahabat, pertemuan seorang kawan, pertemuan seorang saudara. Bukan pertemuan kebetulan, tapi sudah lama direncanakan. Mengapa baru sekarang? Hanya soal waktu dan kesibukan semata. Kesempatan untuk bertemu hari ini sekalian mengenalkan MRT kita. Saya tahu Pak Prabowo belum pernah mencoba MRT hehe. Sementara, Pakar psikologi politik Universitas Indonesia Hamdi Muluk menyebut jika pemilihan lokasi pertemuan antara Jokowi dengan Prabowo Subianto adalah jenius. Pemilihan tempat pertemuan antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto dinilai mengejutkan.

Kedua tokoh yang bersaing dalam Pilpres 2019 itu bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/7/2019). Setelah itu, keduanya sama sama menaiki MRT ke stasiun Senayan. Pakar psikologi politik Universitas Indonesia Hamdi Muluk menilai, jenius pihak yang memilih lokasi tersebut. "Strategi pengambilan tempat ini menurut saya agak jenius.

Ini surprise, lah. Orang tidak menyangka momen seperti itu di atas MRT," kata Hamdi kepada Kompas.com, Sabtu. Lokasi ini berbeda dengan pertemuan pertemuan Jokowi dan Prabowo sebelumnya. Jokowi pernah menyambangi kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, dan di Hambalang, Bogor.

Sebaliknya, Prabowo juga pernah Istana Kepresidenan. "Ini agak out of the box, kok bisa bisanya kepikir di MRT," kata Hamdi. Selain itu, kata Hamdi, dengan bertemu di tempat umum, tak ada lagi gengsi untuk menyebut siapa yang mengundang dan diundang.

Kesan antara Jokowi sebagai presiden dan Prabowo sebagai lawan politiknya runtuh karena pertemuan dilakukan di tempat umum, di mana siapapun bisa mengaksesnya. "Ini kan seperti pertemuan dua orang biasa di fasilitas publik, sama sama mau naik MRT. Enggak ada ini tempatnya siapa, tempatnya siapa," kata Hamdi.

Presiden Jokowi sebelumnya mengungkapkan, ia yang memilih MRT sebagai lokasi pertemuan. Sebab, ia tahu persis bahwa Prabowo belum pernah menjajal moda transportasi baru Ibu Kota itu. "Alhamdulilah pada pagi hari ini kita bisa bertemu dan mencoba MRT, karena saya tahu pak prabowo belun pernah coba MRT," kata Jokowi.

"Sebetulnya pertemuan di manapun bisa. Di MRT bisa. Mau di rumah Pak Prabowo bisa di istana bisa. Tapi kami sepakat memilih sepakat," sambung presiden terpilih 2019 2024 itu. Sementara itu, Prabowo berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah memilih MRT sebagai lokasi pertemuan.

"Di atas MRT ini juga gagasan beliau. Beliau tahu bahwa saya belum pernah naik MRT jadi saya terima kasih. Saya naik MRT, luar biasa," kata Prabowo. Prabowo mengatakan, Indonesia bangga mempunyai MRT yang bisa mempermudah mobilitas dan transportasi warga. "Walaupun pertemuan ini seolah olah tidak formal tetapi saya kira memiliki suatu dimensi dan arti yang sangat penting," kata dia.

Diolah dari artikel Kompas.com dengan judul

Tags
Show More

Fatuni Zulaikha

Pada akhirnya nanti, semua yang pernah hilang atau diambil dari diri kita akan kembali lagi kepada kita. Walaupun dengan cara yang tidak pernah kita duga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close