Bisnis

Dirjen Hubdat Lakukan Evaluasi Terhadap Antrean Penumpang Transjakarta Pagi Ini

Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi meminta Pemprov DKI Jakarta melakukan evaluasi atas antrean panjang yang terjadi di halte Transjakarta pagi ini. Antrean yang terjadi ini akibat adanya kebijakan Transjakarta untuk menerapkan social distancing, dengan hanya mengoperasikan 13 koridor bus mulai pukul 06.00 sampai 18.00 WIB dengan jarak waktu kedatangan bus 20 menit sekali. “Saya harap baik Pemprov DKI Jakarta maupun Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, dapat melakukan evaluasi terhadap kondisi antrian penumpang Transjakarta sehingga mencegah kumpulan massa di halte," ucap Budi dalam keterangannya.

"Selain itu Untuk penentuan keputusan daerah seputar angkutan umum, saya minta berkoordinasi lebih lanjut dengan Kementerian Perhubungan,” lanjutnya. Lanjut Budi, mengenai kebijakan tersebut pihaknya menyadari bahwa kebijakan pembatasan operasional transportasi umum, merupakan langkah yang ditempuh Pemerintah Daerah untuk mengatasi Covid 19 di wilayahnya. “Terkait dengan adanya wabah virus corona atau Covid 19, beberapa daerah melakukan kebijakan untuk menghindari adanya penyebaran begitu cepat atas Covid 19," kata Budi.

"Contohnya kita melihat bersama sama bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga melakukan kebijakan untuk mengatasi Covid 19 ini," lanjutnya. Tetapi Budi juga menyebutkan dampak dari kebijakan ini, adanya antrean cukup panjang di halte Transjakarta. "karena itu saya mengimbau kepada Pemprov DKI Jakarta, dengan adanya kerumunan masyarakat di halte kita menghindari bahwa dengan kerumunan tersebut juga kontraproduktif dengan apa yang sedang kita lakukan," ujar Budi.

"Artinya kerumunan itu terjadi karena frekuensi kendaraan dikurangi dan kemudian headway nya menjadi lebih panjang," lanjut Budi. Budi mengaharapkan, kedepannya antrean di halte Transjakarta dapa dicegah agar tidak ada kerumuman masyarakat lagi. “Berarti harus ada penambahan frekuensi bus Transjakarta. Dengan penambahan frekuensi artinya kita akan memperpendek headway dan dengan pembatasan operasi mulai dari pukul 06.00 sampai 18.00 kita harapkan juga untuk masyarakat dapat menyesuaikan untuk pulang ke rumah masing masing,” kata dia.

Foto: Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Budi Setyadi, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2020).

Tags
Show More

Fatuni Zulaikha

Pada akhirnya nanti, semua yang pernah hilang atau diambil dari diri kita akan kembali lagi kepada kita. Walaupun dengan cara yang tidak pernah kita duga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close