Nasional

Berat Badan Naik 2 Kilo Erick Thohir di Mata Najwa

Erick Thohir mengaku dua bulan menjadi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menyita pemikiran dan perasannya. Hal ini ia ungkapkan dalam program Mata Najwa yang disiarkan langsung oleh Trans7 pada Rabu (4/12/2019) pukul 20.00 WIB. Erick mengatakan bahwa berat badannya kini mulai naik akibat stres.

"Berat badan naik dua kilo," ungkapnya. Ketika ditanya kenapa berat badannya naik, Erick menjawab jika hal tersebut disababkan oleh stres. Ia juga mengatakan menjadi menteri BUMN telah menyita pikiran dan perasaannya.

"Pekerjaan ini sangat menyita pikiran, perasaan, dan pemikiran," ungkapnya. Namun meski begitu, Erick menuturkan ini merupakan tanggung jawabnya dan ia harus berani objektif. "Harus berani objektif, karena amanah yang diberikan ini kan sesuatu yang luar biasa," ujarnya.

"Ini harus dikerjakan sebaik mungkin dan lillahi ta'ala," imbuhnya. Disinggung terkait posisinya yang kini menjadi sorotan banyak pihak, Erick mengaku tak masalah. Ia juga mengatakan dirinya juga siap apabila sewaktu waktu harus dicopot dari jabatannya.

"Harus siap juga dicopot, kan apa yang kita lakukan sekarang tidak hanya buat hari ini," ujarnya. "Kami di kementrian BUMN, harus siap kerja dua atau kerja 5 tahun," imbuhnya. "Tetapi apa yang kita kerjakan tentu akan menjadi pondasi yang akan datang, karena tidak mungkin kedepan siapapun yang memimpin BUMN harus mengulangi apa yang kita kerjakan sekarang," tambahnya.

Oleh karena itu, Erick saat ini tengah membutuhkan sesuatu yang mendobrak, membersihkan, dan belum pernah terpikirkan di BUMN. Dan semua ini diakuinya demi rakyat Indonesia. Sementara itu, disinggung terkait unggahannya pada media sosial, Instagram @erickthohir (31/10/2019).

Menteri BUMN ini mengaku ruang kerjanya saat ini merupakan yang terbaik selama ini. Hal ini juga sesuai dengan keterangan foto yang tertulis dalam unggahan tersebut. "Mendapat pemandangan ruang kerja terbaik, sepanjang karir saya. Semoga menjadi awal yang baik juga untuk kedepannya, " tulis Erick.

Menurutnya, tidak semua perusahaan swasta dapat memiliki kantor dengan pemandangan Monumen Nasional (Monas). Ia juga menuturkan monumen peringatan setinggi 132 meter ini juga memiliki sejarah yang luar bisa. "Inikan sebuah monumen nasional yang dibangun oleh presiden pertama indonesia dimana ada api diatasnya," ujarnya.

"Artinya apa, sebuah gelora sebuah semangat ," imbuhnya. Selain itu makna dari simbol api di puncak Monas juga membuat dirinya terus bersemangat dalam menjalani tugas sebagai Menteri. "Mungkin pada saat itu saya terpikir semangat," ungkapnya.

"Karena terus terang saya tahu beban yang ada, dan tentu kepercayaan beliau. Tentu Pak Presiden yang visinya sangat luar biasa pada saat ini," imbuhnya. "Sudah merupakan pilihan yang sudah harus dijalankan," tambah Erick.

Tags
Show More

Fatuni Zulaikha

Pada akhirnya nanti, semua yang pernah hilang atau diambil dari diri kita akan kembali lagi kepada kita. Walaupun dengan cara yang tidak pernah kita duga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close