Seleb

Baim Wong Malah Rugi setelah Merekrutnya Jadi Satpam Niat Tolong Bekas Preman yang Akan Bunuh Diri

Niat hati menolong mantan preman yang mengaku ingin insyaf dan sempat akan bunuh diri, Baim Wong justru rugi bandar setelah merekrut pria tersebut jadi satpam. Baim Wong harus berurusan dengan hukum setelah mantan satpamnya terbukti mencuri dua motor miliknya. Semua ini bermula karena Baim Wong terlalu percaya pada sosok Rizky yang baru bekerja dengannya selama dua bulan sebagai satpam.

Nasib apes kali ini dialami oleh artis sekaligus YouTuber Tanah Air,Baim Wong. Pasalnya, lantaran terlalu percaya dengan anak buahnya,Baim Wongkehilangan dua unit motornya tepat di bawah pengawasannya. Mirisnya lagi, pelaku pencurian dua unitmotorini adalahmantan satpamrumahBaim Wongyang baru 2 bulan bekerja dengannya.

Ya, kejadian ini sungguh tidak terduga olehBaim Wongsama sekali. Bagaimana tidak, dia sama sekali tidak menyangka bahwa orang orang yang ia percaya untuk bekerja di rumahnya akan melakukan hal seperti ini. Terlebih lagi, pelaku pencurian adalah mantan satpamnya sendiri, sosok yang benar benar ia percaya soal keamanan rumahnya.

Namun, nasi sudah menjadi bubur, Baim Wong mau tak mau harus memperkarakan kejadian ini secara hukum. Dilansir dari Kompas.com, tepat pada Minggu (17/11/2019) kemarin Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan meliris identitas pencuri 2 unit motor milik Baim Wong. Pelaku pencurian tidak lain adalah mantan satpam rumah Baim Wong dan Paula Verhoeven yang baru dua bulan bekerja di rumah sang artis.

Adalah MR alias Rizky, pelaku pencurian 2 unit motor milik Baim Wong. MR alias Rizky berhasil diamankan polisi pada Jumat (15/11/2019) malam di wilayah Bogor, Jawa Timur. Saat ditangkap, pelaku yang saat itu berada di kos kosan rekannya sama sekal tidak melakukan perlawanan.

Melansir Kompas.com, berdasarkan pers rilis yang dikeluarkan Polsek Kebayoran Lama, pelaku pertama kali mencuri motor dari rumah Baim Wong pada 25 Oktober 2019 lalu. Dua motor dengan spesifikasi Honda Vario ini dibawa kabur pelaku dari kediaman sang atasan di Jalan Delam Kencana II, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pelaku mengambil sepeda motor Baim Wong saat sedang mengawasi tukang reparasi AC yang sedang bekerja.

Tak hanya membawa motor, pelaku juga menggasak BPKB motor dan membawa hasil curiannya ke daerah Jonggol, Bogor. Dari keterangan yang diberikan polisi, pelaku menjual satu motor Baim dengan harga Rp 10 juta dan menggadaikan BPKB nya sebesar Rp 4 juta. Sedangkan yang satunya lagi masih dalam kondisi rusak di wilayah Jonggol dan belum diselamatkan.

Kepada polisi, pelaku nekat melakukan ini kepada Baim Wong karena dibelit utang. Terkait dua motor yang dicuri, Baim Wong sebenarnya sudah mengetahuinya jauh sebelum masalah menjadi rumit. Baim Wong sendiri menganggap kejadian ini adalah bentuk kesalahannya sendiri karena terlanjur percaya dengan pelaku.

Awalnya, Baim Wong tahu salah satu motornya pertama kali dibawa pelaku lantaran motor tersebut rusak dan butuh dibawa ke bengkel. Sedangkan motor yang kedua berhasil digondol pelaku lantaran memanfaatkan kepercayaan Baim Wong kepadanya. "Dan saya pada dasarnya kasihan ya (pada pelaku). Motor pertama itu (bisa dibawa lari) karena rusak dia mau benerin.

Kalau yang kedua ya karena dia memanfaatkan (kepercayaan)," ungkap Baim Wong saat ditemui Kompas.com di Polres Kebayoran Lama, Minggu (17/11/2019). Sebelum melaporkan kejadian ini ke polisi, Baim Wong sadar betul kalau dua motornya dicuri oleh satpam yang baru saja 2 bulan bekerja di rumahnya. Suami Paula Verhoeven ini pun sempat menawarkan jalan damai kepada pelaku agar mau mengembalikan dua unit motornya.

"Saya ingat banget tanggal 11 November dia (Rizky) sempat WhatsApp bilang mau ketemu, sampai tanggal 13 November enggak ketemu juga akhirnya saya laporin (Rizky ke polisi)," ucap Baim Wong seperti yang dikutip dari Kompas.com. Namun lantaran tak ada itikad baik dari pelaku untuk meminta maaf dan mengembalikan barang curiannya, mau tak amu Baim Wong pun memperkarakannya ke polisi. Sebelumnya, Baim Wong mengunggah vlog di kanal YouTube nya yang berisikan tentang ia kehilangan dua motor yang diduga dibawa oleh Rizky, mantan satpam rumahnya.

Dalam vlog tersebut, Baim Wong mengatakan, dua motornya dibawa oleh Rizky dan tidak dikembalikan selama dua minggu. "Saya juga mempertanyakan (keberadaan motor), dari beberapa vlog juga saya mempertanyakan," ujar Baim Wong di Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (17/11/2019). Kini, akibat tindak kriminal tersebut, pelaku dijerat Pasal 362 tentang Tindak Pidana Pencurian dengan hukuman maksimal lima tahun penjara.

Saat diamankan oleh pihak kepolisian, pelaku sempat meminta maaf dan menangis di hadapan Baim Wong. Sambil menangis sesenggukan, pelaku berinisial MR alias Rizky ini menyesali perbuatannya. MR alias Rizky menyadari dirinya telah memanfaatkan kepercayaan yang telah diberikan Baim kepadanya.

Saya mau minta maaf sama Mas Baim sama semua orang di rumah Mas Baim, sama Nenek Iro, saya menyesal dan saya khilaf," ucap Rizky terbata bata di Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (17/11/2019). Dilansir dari Grid.ID, Senin (18/11/2019) diketahui, MR alias Rizky adalah mantan preman yang mengaku insaf kepada Baim Wong. Ia berniat kerja di kediaman Baim Wong dalam rangka memperbaiki diri.

Bahkan saat melamar kerja padaBaim Wong, MR sempat mengaku ingin bunuh diri namun tak jadi usai melihat vlog vlog milikBaim Wongdi YouTube. Tanpa curiga,Baim Wongpun menerima MR bekerja sebagai satpam rumahnya. Dia itu sempat, engga tahu ya, bilangnya sih mau bunuh diri, dan mau berubah setelah melihat vlog saya, ketika saya mengajak Nenek Iroh tinggal di rumah," kataBaim Wongdi Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (17/11/2019).

Namun iatidak menyangka jika kebaikannya malah dimanfaarkan MR untuk melancarkan pencurian.

Tags
Show More

Fatuni Zulaikha

Pada akhirnya nanti, semua yang pernah hilang atau diambil dari diri kita akan kembali lagi kepada kita. Walaupun dengan cara yang tidak pernah kita duga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close