Travel

9 Camilan Tradisional Manis di Jepang yang Cocok Jadi Oleh-oleh

Beragam camilan tradisional dengan rasa manis yang bisa kamu coba cicipi dan juga dijadikan oleh oleh ketika sedang liburan ke Jepang. Liburan ke Jepang kamu bisa mencoba beragam camilan tradisional yang sudah ada sejak puluhan tahun silam dengan rasa manis di lidah. Beragam camilan manis yang bisa kamu temukan ketika liburan ke Jepang ini mulai dari dorayaki, warabimochi, youkan hingga Taiyaki.

Dilansir dari berbagai sumber, simak sembilan camilan tradisional Jepang yang bisa kamu coba santap ketika liburan ke Jepang. Dikenal sebagai penganan favorit Doraemon, ternyata Dorayaki sudah ada di Jepang sejak tahun 1914. Dorayaki adalah sajian yang berbentuk seperti pancake yang ditengah tengahnya terdapat anko yang terbuat dari berbagai jenis kacang kacangan.

Untuk adonan pancake pada dorayaki ini sendiri terbuat dari susu, gula dan telur, sehingga memberikan rasa manis di lidah. Camilan manis lainnya adalah adalah warabimochi yang terbuat dari pati pohon pakis yang diolah sehingga berbentuk menjadi seperti jeli. Setelah itu jeli tersebut dicelupkan ke dalam kinako, adonan tepung dari kacang kedelai panggang yang memiliki rasa manis di lidah.

Camilan warabimochi ini sangat populer di Jepang yang biasa banyak dijajakan ketika musim panas di daerah Okinawa dan Kansai tiba. Youkan adalah camilan manis yang juga berbentuk seperti jeli dan terbuat dari agar, anko dan gula. Camilan youkan ini berbentuk lebih padat dan disantap dalam bentuk slices.

Selain itu, camilan youkan ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1191, pada masa itu youkan terbuat dari gelatin. Namun sekarang bahan pembuatan youkan sudah mengalami modifikasi. Hidangan manis lainnya yang bisa kamu temukan ketika liburan ke Jepang adalah anmitsu yang disajikan kedalam mangkok.

Dalam mangkuk tersebut berisi jeli yang terbuat dari alga merah, anko (pasta manis yang terbuat dari kacang merah), dan juga ditambahkan potongan potongan buah. Camilan manis selanjutnya adalah botamochi yang terbuat dari beras ketan dan juga anko. Anko dan beras ketan yang telah dimasak tersebut dikepalkan dan disatukan, anko pada bagian luarnya sedangkan beras ketan di bagian dalam.

Konpeito adalah permen gula yang diperkenalkan oleh bangsa Portugis ketika berada di Jepang pada abad ke 16 silam. Perbedaannya permen gula yang diperkenalkan oleh Portugis kala itu adalah hanya mengandung sedikit gula, dan konpeito Jepang mempunyai kadar gula yang lebih banyak. Sehingga camilan inipun terasa sangat manis di lidah.

Sesuai dengan namanya, sakuramochi adalah kue mochi yang berwarna merah muda berisi anko dan dibungkus dengan acar daun bunga sakura. Sakuramochi ini menjadi camilan yang biasa disantap ketika musim semi berlangsung. Menariknya lagi, bahan dasar untuk membuat mochi antar daerah juga berbeda, seperti daerah Kanto yang menggunakan tepung beras.

Sedangkan wilayah Kansai menggunakan glutinous rice flour untuk membuat mochi. Sejak abad ke 7, manju menjadi satu camilan manis populer dan masih eksis hingga sekarang. Manju adalah camilan manis yang bagian luarnya terbuat dari tepung, buckwheat, dan rice powder.

Sedangkan pada bagian dalamnya berisi anko. Manju menjadi satu camilan manis karena harganya yang relatif murah dan rasanya yang manis. Sejak era Meiji hingga sekarang, taiyaki menjadi camilan manis yang mudah kamu temukan di Jepang.

Camilan taiyaki ini berbentuk seperti ikan dengan anko pada dalamnya.

Tags
Show More

Fatuni Zulaikha

Pada akhirnya nanti, semua yang pernah hilang atau diambil dari diri kita akan kembali lagi kepada kita. Walaupun dengan cara yang tidak pernah kita duga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close